Minggu, 20 Januari 2013

Mau Jadi Job Seekers atau Entrepreneur ? Tentukan Sekarang !

Dijaman sekarang sulit sekali untuk menemukan pekerjaan yang cocok buat kita. terutama bagi seseorang yang hanya memiliki latar belakang pendidikan rendah. setiap tahun, banyak sekali lulusan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang mengantri untuk mendapatkan pekerjaan, sedangkan pekerjaan yang tersedia tidaklah sebanding dengan jumlah lulusan yang berjumlah ribuan umat tersebut. lalu bagaimana cara kita bisa menjadi seorang yang sukses??


Sebenarnya ada dua pilihan dalam bisnis yang dapat kita pilih untuk menentukan kesuksesan kita dimasa depan, yaitu :
  1. menjadi seorang Jobseekers (Pencari kerja)
  2. menjadi seorang Entrepreneur (Berwirausaha)
tentunya kita tidak boleh sembarangan dalam menentukan pilihan yang menyangkut masa depan kita itu bukan?? ada beberapa hal yang harus kita perhatikan, diantara adalah :

1. Mengenali Diri

Jika kalian seseorang yang memiliki ide-ide cemerlang di dunia bisnis. jangan sia-siakan bakat kalian dengan menjadi seorang jobseekers. mulailah merancang bisnis kalian sendiri dengan serius, wujudkan apa yang ada dipikiran kalian, jangan takut untuk mencoba hal baru dan terutama jangan takut terjatuh.  
Sebaliknya, jika kalian merasa bahwa pekerjaan berwirausahaa itu adalah pekerjaan yang sangat berat, ada kekawatiran akan kebangkrutan, dan malas untuk memulai bisnis sendiri. maka berwirausaha adalah pekerjaan yang sangat tidak cocok buat kalian.

2.  Paham Kelebihan dan Kekurangan menjadi Jobseekers maupun Entrepreneur

Setelah kalian mampu mengenali diri kalian, hal selanjutnya yang harus kalian pahami adalah tentang kelebihan dan kekurangan baik menjadi jobseekers maupun Entrepreneur. salah satu contoh adalah jika kalian memilih untuk menjadi jobseekers maka kalian hanya harus bekerja dengan baik dan mendapatkan gaji yang pantas sesuai jenis pekerjaan kalian, namun kalian akan terus menerus berada dibawah nama perusahaan yang memperkerjakan kalian dengan resiko harus dipecat jika kalian mengalami suatu masalah. 
Berbeda dengan seorang entrepreneur, seorang entrepreneur adalah pemilik sesuangguhnya dari usaha yang mereka jalankan tanpa ada resiko dipecat. namun, seorang entrepreneur harus menanggung segala kerugian yang diakibatkan oleh gagal atau bangkrutnya perusahaan yang mereka jalankan.

3. Fokus dengan pilihan

terakhir, jika kalian telah mengambil keputusan entah itu mau menjadi seorang jobseekers atau entrepreneur maka kalian harus memfokuskan seluruh perhatian kalian pada hal tersebut. kalian tidak bisa menjadi setengah-setengah. karena menjadi seorang entrepreneur pertama kali  itu tidaklah mudah. kalian harus membangun perusahaan kalian dari nol dan itu akan dibayar dengan keuntungan yang besar jika kalian berhasil menjadi seorang entrepreneur.

bagaimanapun, menjadi seorang jobseekers ataupun entrepreneur merupakan pilihan kalian. menjadi jobseekers untuk menambah pengalaman beleh-boleh saja. namun, merintis usaha sebagai seorang entrepreneur juga bukan hal mustahil untuk dilakukan. kuncinya adalah fokus pada tujuan kesuksesan dan banyak berdoa kepada yang kuasa. 



Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar